Sayang, Izinkan Aku Selingkuh
"Maafkan aku, Clara... Aku bodoh... Aku telah menyakitimu... Aku menyesal..."
Tangisnya pecah. Ia menggenggam tangan Clara dengan harapan mendapatkan sedikit respons. Namun, Clara tetap diam, tidak bergerak sedikit pun. Tidak ada reaksi, tidak ada air mata, bahkan tidak ada tatapan marah. Seolah-olah jiwanya telah menghilang.
Lama David menunggu, berharap ada kata-kata yang keluar dari bibir istrinya. Namun, saat Clara akhirnya berbicara, suaranya terdengar hambar dan hampa.