Perjanjian Leluhur
"Oh, aku tahu. Tuan ingin mengajari aku belah duren. Aku juga kan tidak suka duren, tuan."
"Sudah sudah. Lupakan belah duren. Otakku makin ambyar."
Cakra terduduk lemas di kursi. Melati kuliah di Eropa, jadi tidak tahu istilah yang berkembang di negeri ini.
Ia kelihatan awam dengan gelar menterengnya, bahkan tidak mengerti bahasa slank sama sekali.
Tapi bukan sebuah kelemahan, banyak intelektual muda merasa tidak perlu menguasai pengetahuan seperti itu.