Diam-Diam Jadi Madu
tanyaku begitu Mas Indra menutup pintu kamarku.
"Pelan-pelan ngomongnya, Sayang," jawab Mas Indra dengan suara bisikan. Duh, bikin aku tambah pengen
"Iya, emang Tia udah tidur? Nanti kalau kebangun gimana," timpalku. Tak lupa tanganku mulai memeluknya. Aku tak ingin kehilangan moment.
"Aku kasih obat tidur. Habisnya kamu goda aku tadi, aku jadi enggak kuat," ucap Mas Indra. Trikku berhasil kan. Sudah ku katakan ini adalah keistimewaan dariku.
Hot Chapters