Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ahli Waris Sang Putra Mahkota

Ahli Waris Sang Putra Mahkota

Liora menunggu dengan jantung yang berdegup kencang, seolah-olah waktu telah membeku di antara detak jantungnya yang tidak beraturan. "Selamat, Nyonya," bisik Tabib Han dengan suara serak namun mantap. "Rahimmu tidaklah kering. Ada kehidupan kecil yang baru saja mulai berakar di sana. Usianya baru beberapa minggu."
10303 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Bennedict, putra mahkota kerajaan Onyx menatap Raphael mengejek. "Putra Mahkota Bennedict, saya datang ke sini untuk menjadi sekutu Anda. Saya bisa membantu Anda menyerang Allegra." Raphael memilih untuk menjadi sekutu Bennedict. Dia ingin menghancurkan Xinlaire dan Allegra hingga jadi debu.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Istri Muda Tuan Omar

Istri Muda Tuan Omar

Namun, bagi Prilly, istana yang megah tersebut terasa seperti penjara yang makin mengikat dan membebaninya. Di tempat yang asing itu, Tuan Omar mengumpulkan semua orang yang bekerja di istana megahnya, kemudian dengan tegas dia memperkenalkan Prilly yang kini telah sah menjadi istri keduanya. Dan tak lupa juga Tuan Omar menjelaskan jika kedudukan Prilly setara dengan istri pertamanya, dan karena hal itu para pelayan di istananya harus berlaku sopan dan hormat kepada Prilly.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

tanyaku mulai agak sabar, jelas-jelas orang ini ngelantur kelas akut dan entah kenapa aku bisa-bisanya terjebak dengan orang ngelantur kayak gini. “1279 saka” “12 ... what?” “1279 saka. Aku Pa …,” dia tidak meneruskan kalimatnya, air mukanya menunjukkan keragu-raguan. “Aku Ra Putra Airlangga” lanjutnya, seperti aku tahu saja siapa itu Ra Putra Airlangga. Aku melongo dengan bentuk mulut membetuk capital O, setelah beberapa detik lalu aku menepuk pipi kanan dan kiriku sendiri.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Istri Nomor Dua

Istri Nomor Dua

“Mama ....” Ah, satu lagi yang tak pernah lupa aku syukuri. Yaitu kehadiran bayiku, yang kini sudah beranjak besar. “Hai, sayang?” Mendengar seruan yang sangat kuhafal itu. Aku pun segera membalik badanku, dan merendahkan tubuh demi menyambut kehadiran pangeranku, yang sebentar lagi genap berusia dua tahun. Keandra Mateen Prameswari.
10128.6K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as al-hakam ii
Read
+Library
Menantu Bungsu Keluarga Ramanda

Menantu Bungsu Keluarga Ramanda

“Kita hanya perlu menunggu dan mengikuti langkah musuh kita sambil duduk manis makan kuaci!” Hans dan Arya berpandangan, kemudian menggelengkan kepala. Ini adalah watak asli Hakam sejak dulu. Jadi wajarlah jika sekarang dia kembali seperti ini setelah memegang kekuasaannya kembali. Hanya saja sekarang arahnya positif. Membalas semua orang yang pernah jahat kepada dirinya dan istrinya. Sementara dulu, dia hanya pria manja yang suka menghamburkan uang. Menindas siapa saja yang mendekati Alia, wanita yang dulu dicintai Hakam. Hingga Alia merasa marah pada Hakam karena sikapnya yang kurang ajar dan tak berperasaan. Alia memilih seorang pria mapan asal luar negeri yang kemudian menjadi kekasihnya
101.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Ahli Waris

Ahli Waris

Rahman dan Ben semakin tertawa melihat aku juga mendapat omelan pegawai itu. “Iya, Mbak. Aku mengerti.” Kupelototi mereka agar diam. Kini aku bisa berkonsentrasi dengan teliti. “Baik, sebutkan nama!” “Kanjeng Adipati Raden Adhinanta Wira Negara, satunya Kanjeng Adipati Raden Adiwilaga Wira Negara,” kataku membuat pegawai itu menghentikan bolpointnya mengamatiku dengan serius. “Pak, saya tahu Bapak ini keturunan Romo bangsawan. Tapi, apa bisa dikatakan dengan jelas, dan pelan! Kayak kereta saja jalan terus. Ulangi, Pak!”
9.7418.7K viewsCompletedAdded to Library 13.4K Times as al-hakam ii
Show Reviews (125)
Read
+Library
Esi Apresia
Halo pembaca. Tolong kalau komen yang bijak ya. Kami author berusaha memberikan yang terbaik buat pembaca. komen membangun sangat kami butuhkan. Jadilah pembaca yang bijak. Dukungan positif kami butuhkan dari kalian semua. Terima kasih.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Read All Reviews
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Hari itu akhirnya ia turun dari mobil. Langkahnya pelan melewati deretan nisan yang berdiri diam di bawah langit mendung. Sampai akhirnya ia berhenti. Prabu Aditya Ramadhan. Nama itu masih terukir jelas. Terakhir kali ia melihat malam Prabu masih basah. Satu setengah tahun lalu tanahnya masih merah dan nisannya masih berupa kayu. Kini … malam Prabu terlihat lebih cantik.
10289.0K viewsOngoingAdded to Library 10.4K Times as al-hakam ii
Show Reviews (125)
Read
+Library
Sir Archer Smith
Lihat novel ini di peringkat pilihan pembaca dan coba baca. Ternyata ceritanya bagus. Beda dari cerita2 yg lagi gencar dipromosikan. Penulis ngajak pembaca utk jadi lebih cerdas. Penulisnya detil utk setiap adegan termasuk adegan hot yg nggak murahan. Novel berkelas.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Tanyaku pada Antony. "Ya hukuman bagi kami berdua karena memberitahukan apa yang tidak berhak kami beritahukan adalah DILENYAPKAN." Antony menekan kata terakhirnya. "Ap-apa?" Ujarku terbata. "Baiklah akan kuberitahukan. Sebenarnya..." "Tidak. Tidak perlu. Silahkan tinggalkan kami berdua." Cegahku. Aku tak mau Pak Bayu dan Antony kenapa-napa.
9.74.3K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as al-hakam ii
Read
+Library
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Para musisi menurunkan seruling dan kecapi mereka dengan ketakutan, sementara ratusan pejabat dan utusan asing mematung, menghentikan denting cawan mereka di udara. "Yang Mulia?" Kasim Kepala melangkah mendekat dengan wajah pucat pasi, berniat memapah tubuh sang raja yang limbung. "Jauhkan tanganmu dariku, anjing pemalas!" teriak Hao Ran histeris seraya mendorong dada Kasim Kepala hingga pria tua itu jatuh tersungkur menabrak meja buah.
10635 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as al-hakam ii
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status