Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istana Dengan 2 Ratu

Istana Dengan 2 Ratu

Pesta yang megah yang aku lihat kemarin berubah menjadi pestaku, huruf A dan A yang terpampang dari mulai pintu masuk sampai ke pelaminan telah berganti menjadi A dan R, Bagaimana bisa Ibu Sofia langsung mengubah semuanya hanya dalam waktu beberapa jam saja, sungguh keajaiban bagiku. sebuah mahkota dipasang di kepalaku dengan gaun pengantin putih Sequin indah yang aku pakai, Aku tidak menyangka hari ini akan menjadi hari pernikahanku, dan laki-laki yang menjadi suamiku adalah karakter impianku, laki-laki yang selalu ada dalam setiap puisi ku laki-laki yang selalu ada dalam setiap doaku laki-laki yang bayangannya selalu ada untuk menemani tidurku Jujur aku sangat bahagia aku tersenyum beberap
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Istri Kedua

Istri Kedua

Ucapku menjelaskan tujuanku mengajak pak Imam makan sekaligus berniat melamar anaknya. Uhuukk Uhuukk Pak Imam sampai terbatuk setelah mendengar perkataan, kalau akan menganggap hutangnya lunas dengan syarat pak Imam harus setuju kalau aku melamar putrinya. Segera aku memberikan segelas air putih pada pak Imam. "Trima kasih nak" pak Imam menerima segelas air lalu meminumnya. "Maafkan saya, bapak sampai terbatuk" sahutku.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

💙 Mas Rezky "Dek, tangi." (Dek, bangun) "Tangi, Dek. Mataharine wis dhuwur iki lho, cepet tangi." (Bangun, Dek. Mataharinya sudah tinggi ini lho, cepet bangun) Aku mengeluarkan eranganku, karena Ibu yang terus-menerus memukuli punggungku. "Tangi, Dek. Tangi. Arep tangi jam pira? Wis meh awan iki lho." (Bangun, Dek. Bangun. Mau bangun jam berapa? Ini udah hampir siang lho)
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 653 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

“Sa-saya te-terima, nikahnya Tho-thomas Adiwijaya binti Se-seavina Amanda.” “Stop stop ….” Pak Penghulu menghentikan ijab kabul. Semua tamu yang menyaksikan prosesi khidmat malah terbahak karena Rain tampak linglung dan gelagapan sampai-sampai nama calon istrinya tertukar dengan nama calon papa mertuanya. Thomas dan Sea yang sebelumnya dalam suasana terharu malah tak bisa menahan gelak tawa.
9.714.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
MEREBUT HATIMU

MEREBUT HATIMU

"Bagaimana Abah sehat?" "Sehat Bang Ustadz," rasa bahagia bisa bercakap cakap dengan ustadz idolanya. Lelaki muda pujaan hatinya adalah suatu hal yang sangat dahsyat. "Alhamdlillah salam hormat saya kepada Abah dan Abi Abi yang dirahmati Allah, " yang dimaksud Abah adalah ayahnya Sisil. Sang Ustadz mengikuti panggilan hampir semua yang hadir waktu itu pada Haji Achmad Ali abahnya Sisil.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Mahar Kedua

Mahar Kedua

“Iya sih, betul juga. Dia berhak memilihkan calon untuk suaminya. Nanti kukirimkan fotonya Firda ke nomormu.” *** “Gimana sate lilitnya? Enak nggak?” “Enak banget, Mas. Sate lilit terbuat dari daging apa, Mas?” “Ada babi-,” “Astaghfirullah, itu tadi daging babi, Mas? Babi itu haram, Mas dalam agama kita,” ujarnya bersungut-sungut. “Dengerin Mas dulu, Ina, kamu kan yang motong penjelasan Mas. Tadi kamu tanya apa?”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
King Wish

King Wish

teriak seorang pria bertudung, memamerkan badge emas kerajaan. Semua polisi bahkan Ramza dan Haikal mertekuk lutut. Wajah Remil menjadi pucat. "T-tuan Jiro? A-aku--" "Diam celeng gendut. Dengan nama Raja Jacob II, pemenang dari perang tiga sisi, Raja Frankia yang Agung, pelindung Manusia dan Manutang. Dengan ini menghukum mati koruptor sepertimu."
9.74.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai al-hakam ii
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Terima kasih yang sudah mau membaca, semoga kalian betah. Saya akan berusaha update cepat dan meminimalis typo. Maaf jika masih banyak kekurangan. Semoga novel ini bisa menghibur. Tinggalkan saran, kritik, masukan, dan review kalian, ya. jika iklas bisa memberi diamon :) Selamat membaca~
Banin SN
Nah... Tulisan kek gini nih yg bikin betah baca. Pembaca dikenalin sama latar cerita yg asing, tokoh2 yg unik dan baru, tatanan sosial yg baru dsb. BTW itu nomor seri jadi keinget anggotanya Baroque Works 😃 Aku juga pakai seri serian lho di PBT, buat namain pasukan Elite Bingdao, blm smpe sana ya
Baca Semua Ulasan
Istri Kedua

Istri Kedua

Opa Remon duduk tegak dengan cardigan gelap dan kemeja rapi, rambutnya putih seluruhnya namun matanya tetap tajam. Di sampingnya ada Oma Laila tersenyum lembut, wajahnya teduh, sorot matanya hangat, mengenakan selendang tipis di bahunya. “Assalamualaikum,” ucap Nika diikuti Pak Harman. “Waalaikumsalam,” balas mereka semua. Pak Mahardi mempersilahkan mereka duduk, Daniel duduk di samping Ajeng, berhadapan langsung dengan Nika dan Ayahnya.
623 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Istri Kedua

Istri Kedua

Ucap Pria paruh baya itu ke Paman dan Bibinya. Paman dan Bibinya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. "Terimakasih Pak." Ucap Pamannya. Setelah itu penghulu itu pun keluar dari rumah Paman dan Bibinya. "Ijab kabul?" Ucap Alina tidak mengerti. Alina tidak salah dengarkan kalau pria tadi bilang soal ijab kabul. Jadi pria tadi adalah penghulu. Dia semakin tidak mengerti dengan apa yang terjadi sekarang.
615 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tuan Farraz

Istri Kedua Tuan Farraz

Mereka justru terlihat seperti musuh. Prayoga mendelik tidak suka. Dia tidak suka jika diatur-atur oleh Radit yang memiliki jabatan dibawahnya. Dia berpikir, dirinyalah yang berhak menggantikan posisi Farraz untuk sementara. Secara, Prayoga menduduki jabatan tertinggi kedua setelah Farraz. "Kau punya hak apa mengaturku?! Kau hanyalah bawahanku, tidak seharusnya kau mengaturku!" kata Prayoga yang membahas dengan menyertakan jabatan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai al-hakam ii
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status