Istri Palsu Grand Duke
"Percayalah, tak ada kemenangan yang lebih manis dari mengistirahatkan seorang pahlawan di dada yang ia lindungi."
Lyra menunduk, senyumnya malu-malu tak bisa disembunyikan.
*
*
Jauh di atas lembah, di sebuah punggungan bukit yang aman, dua komandan Kekaisaran mengamati pemandangan itu melalui teropong mereka. Kapten Cassian, yang memimpin kavaleri, dan Jenderal Malakor, seorang ahli infanteri yang kejam. Sementara Count Albrecht masih belum bergerak tanpa ada sinyal dari kapten Cassian.
Hot Chapters