Penyintas
Dua orang yang lain berdiri di ruangan sebelah.
MIS apa pula… Teknologi apalagi kali ini…
“Iya… senior.” Iya-in dulu aja dah, dia kelihatan buru-buru banget…
“Oke, bedanya kali ini kamu hanya perlu memakai alat ini di kepalamu, lalu fokus pada suara yang akan kamu dengar nantinya. Kalau bisa sampai tidur semakin bagus.”
“Tidur?”
“Iya, tidur, merem mata, rileks~ Dah, tidur.” jelas Satu sambil memasangkan alat yang seperti bando tersebut ke kepalanya.
Hot Chapters