BATARI
Aroma darah, dendam masa lalu Isabel, dan rasa sakit yang terjadi di Bali seolah memanggilnya pulang untuk menuntaskan segalanya.
"Terima kasih untuk informasinya, Elio," ucap Batari, suaranya kembali membeku, sedingin kristal es yang tak tersentuh. "Tapi kau harus tahu satu hal tentang dunia Wijaya. Di dunia ini, tidak ada yang namanya orang aman."
Batari membalikkan badannya, menatap Elio untuk terakhir kali dengan mata yang mati. **"Aku adalah badai itu sendiri, Elio. Dan badai tidak pernah butuh perlindungan."**
Hot Chapters