Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

“Para Dewa Bela Diri memberimu izin bebas menjelajahi Paviliun Kitab Tanah Suci—di sana ada banyak resep alkimia, teknik bela diri, bahkan cetak biru alat.” “Paviliun Kitab? Resep alkimia? Bebas membaca?” Hati Qin Fan bergetar hebat. Bagi seorang alkemis sepertinya, ini adalah hadiah terbaik. Dengan resep, tak ada pil yang tak bisa ia racik—terlebih koleksi Tanah Suci pasti yang terbaik di seluruh benua. “Bagaimana? Pilih yang mana?” tanya Jin Shang sambil tersenyum.
9.962.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Alverez

Alverez

Ia mengenali nada suara Adrian yang jarang sekali terdengar seperti itu—panik, mendesak, dan penuh ketakutan. "Kau di mana tepatnya?" Bara bertanya, nada suaranya tetap tenang meskipun pikirannya mulai menyusun kemungkinan buruk. "Jalan Salma, dekat gang sempit di belakang kafe tua itu. Aku tidak punya banyak waktu, Bara. Jika kau masih menganggapku teman, datanglah sekarang."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
A DEAL WITH COLD PROFESSOR

A DEAL WITH COLD PROFESSOR

Sesekali, jemarinya mengetuk pelan meja, iramanya teratur, tapi penuh tekanan. Pelayan datang membawa pesanan. Sushi-sushi cantik tersusun rapi di piring. Bu Yuanita tampak antusias mengambilkan beberapa potong dan meletakkannya di piring Althaf. “Coba ini, Thaf. Ini favorit kamu, kan?” suaranya penuh perhatian. Althaf mengangguk pelan. “Hm. Terima kasih.” Aku menunduk, menusuk potongan sushi seadanya. Revan tiba-tiba menyodorkan sepotong salmon sushi ke piringku. “Sen, cobain yang ini. Katanya paling fresh di sini.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Alva

Alva

Ada sayur bening berisi kol dan bayam serta beberapa potong wortel di dalamnya,tampak lebih cerah warna. Ada rica-rica ayam di sampingnya lengkap dengan warna khas dan bau harumnya. Naisa sampai terkagum-kagum dengan kehebatan Bara ini. "Nah itu Alva.." kata Regal lagi membaringkan diri di kursi panjang membuat Naisa menoleh kearah pintu yang memunculkan sosok Alva yang tinggi di sana. Alva melangkah masuk,topi jaket masih menutupi kepalanya, ia melewati Naisa tanpa melirik dan tidak menghiraukan keberadaan Naia.
9.82.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Salah Mencintai

Salah Mencintai

gerutu Rifda. Pagi ini dia mau membuat sarapan yang simpel saja, telor ceplok dan kecap yang menghiasi nasi putihnya. “Alhamdulillah,” ucapnya setelah memasukkan satu suap nasi. Rifda melihat handphonenya yang berdering. “Ibu,” ucapnya. “Assalamualaikum,” sapanya. “Waalaikumsalam, apa kabar Nak?” tanya bu Hanum. Dialah budhe yang selama ini merawat Rifda.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Lucu sekali. Dia juga sudah bisa makan selain ASI. Kami memberikan ikan Anre Karaja dan Ikan Gabus untuk latihan pertama kali Hasta. Ayah jauh – jauh melaut untuk mendapatkan dua jenis ikan itu. Harapan kami, ikan Anre Karaja itu sebagai do’a semoga anakmu seperti raja yang disenangi banyak orang. Kalau ikan gabus harapan kami Hasta menjadi pria yang tahan banting dalam pertumbuhannya tanpa ibu kandung. Sungguh sulit bukan ? Tapi aku akan berusaha mencintainya seperti anakku sendiri.
9.82.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

jawabnya, wajahnya berbinar penuh harapan. Alma membuka menu dan menunjuk gambar sup yang menggoda selera. “Ini kali ya, Din? Sup ikan kuah asam pedas. Kelihatannya segar banget,” katanya dengan semangat, seolah tergoda oleh aroma yang tercium dari dapur.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

AWAS PAK DOSEN, JANGAN DEKAT-DEKAT!

Dalam sekejap gurame goreng beserta sambalnya ludes. Sambalnya Luna yang habiskan. Ingat itu. Mengingat Alfa bukan penyuka sambal. Dia lebih banyak mengambil ikan goreng. Memakannya tanpa nasi. "So, lebih baik?" Luna bertanya ketika dia sudah menghabiskan sambal. Alfa mengangguk di tengah kunyahan nila goreng yang kriuk. Sementara tangannya masih mengambil fillet gurame goreng.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
AFZAL

AFZAL

ucap afzal Yora menoleh ke afzal yang sedang menaik turunkan alisnya, "selamat ya"ucap yora dengan terpaksa "Itu doang"ucap afzal Yora benar-benar pasrah mau nya afzal itu apa sih, di bunuh enak kali ya biar gak bikin mood orang jelek. "Terus mau lo apa"ucap yora "temenin gue makan abis ini"ucap afzal
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Bulan menyerahkan uang pas dan penjual menyerahkan dua bungkus es doger pesanan wanita itu. Alih-alih langsung pulang ke rumah, Bulan justru kembali berkeliling mencari jajanan. Sebagai teman es doger nantinya di dalam perut. Bulan memilih batagor dan kue pukis. Tentunya untuk dirinya dan sang suami. Setelah puas berbelanja, wanita karier itu pun kembali menuju mobilnya—hendak pulang ke rumah.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai alfa salam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status