SHIELD
ucap pria itu pada akhirnya.
Tania tersenyum sinis dan kembali menekan kakinya dengan lebih kuat. Pria itu mengeraskan rahangnya kembali menahan sakitnya injakan wanita itu. “Berani sekali ingin membuat kesepakatan denganku.”
Tania melepaskan kakinya, dia menatap lalu kembali tersenyum sinis. “Kamu tahu, siapa pun yang mengenalku, mereka akan ketakutan untuk mengajukan sebuah kesepakatan. Karena aku bisa mendapatkan yang aku inginkan tanpa sebuah kesepakatan. Aku benci kesepakatan.” Tania menghujani pria itu dengan tendangannya berkali-kali. Dia berteriak meluapkan amarahnya. “Dasar bajingan.”
الفصول الرائجة