Terjebak Cinta Bos Sadis
Aku menutup pintu dengan perasaan utuh, bukan kehilangan.
Dalam perjalanan pulang, hujan turun lagi. Aku memikirkan perjalanan panjang ini—pergi, jarak, pulang, dan yang tinggal. Yang tinggal bukan hanya hubungan, tapi pemahaman. Tentang diriku, tentang cinta, tentang hidup yang tidak berhenti bergerak meski kita berhenti sejenak.
Malam itu, aku menulis:
Yang tinggal setelah semua bergerak bukan kepastian, melainkan keberanian untuk melangkah tanpa menginginkan segalanya tetap sama.
Hot Chapters