Pak Ceo, Aku Ingin Anak
"Setiap kali aku memasukimu, itu adalah pengingat janjimu, dan investasi benihku."
"Tapi... kita percuma melakukan ini, Pak," Amara mencoba menolak, meskipun sensasi yang menjalar membuatnya kesulitan berbicara. "Rahimku masih belum sembuh saat ini."
Darian mendekatkan bibirnya ke telinga Amara, suaranya serak dan mengancam secara seksual. "Kita latihan membuatnya, Sayang. Latihan kesempurnaan. Selama obat herbal itu diproses, kau harus terbiasa denganku. Aku akan mengajarimu bagaimana mencapai klimaks berulang kali. Semakin kau terbiasa dengan milikku, semakin mudah kau hamil. Obat bisa menyusul, Amara. Tapi latihan ini harus kita lakukan."
Hot Chapters