Dara Ameera
"Hm, Tante benar. Apakah aku harus menelepon Rio untuk menyiapkan pernikahan ini?"
"Danu!" seru Dara dengan kesal. Lalu Amara dan Danu terbahak. Dara ini benar-benar menggemaskan jika sedang seperti ini.
"Lho, kenapa berteriak? Ibu serius kok, ibu benar-benar merestui kalian berdua,"
Dara mengerang kesal, "Ibu. Berhenti menggodaku!" kesalnya.
Amara kembali terkekeh, padahal ia benar-benar serius dengan ucapannya barusan. "Baiklah, baiklah. Ibu pamit pulang dulu ya," pamitnya.
Hot Chapters