Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Teh Ala Miranda

Rumah Teh Ala Miranda

Dan juga kenapa dia bisa tau rumah Miranda ada dimana? "Memangnya anda tau rumah saya ada dimana?" dia terdiam sebentar dan menjawab, " Wilayah Green Fall, kira-kira dari tempat ini ke rumahmu sekitar 500 meter. Rumahmu bercat coklat kayu dan pagar kayu yang setengah, serta dekorasi lampu rusa, bukan?" Miranda berjalan mundur 3 langkah. Kenapa dia bisa tau?!
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Apa yang bisa disembunyikan dari kalimat-kalimat seperti itu? Tapi “Magnolia” bukan bunga, kata Ira. Ia jalur. Kuketuk meja dengan kuku, tiga kali, ritmenya rapi tanpa kusengaja. Aku tertegun, ritme itu sama dengan ketukan di pintu rumah tadi pagi. Tiga, jeda, dua. Sandi. Apa sandi itu juga menempel di tulisanku?
737 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan

Misteri Bulan

Dia harus mencari cara. Ponsel Agil berbunyi, dari Pak Maman. “Halo…” jawab Agil dan memencet tombol loud speaker. “Pak tolong. Pak Arif ngamuk-ngamuk di rumah Ibu Mirna dan dia bugil!” kata Pak Maman di seberang. “HAH!”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

OM SERING KE RUMAH KALAU MALAM

Nada sambungpun menjadi suara manusia. "Selamat pagi dengan UGD RSUD Sidoarj*, ada yang bisa dibantu?" "Selamat pagi, saya ..." "Aaah, air .. air... saya haus. Saya tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Saya hanya kehausan karena mendadak pusing tadi," ujar Bu Ambar seraya membuka mata dan menatapku. Aku membalas pandangan mata Bu Ambar, ada ekspresi menyeringai dari wajahnya yang kutangkap sekilas karena Bu Ambar menghadap ke arahku.
1024.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 768 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Gairah cinta sang CEO

Gairah cinta sang CEO

"Siapa ya? Kayaknya aku kenal orangnya." "Banyak, sayangku. Yang penting kamu jangan terpengaruh. Tadi sudah minum vitamin kan?" Amira mengangguk. "Jangan lupa minum susu pas nanti sampai rumah." "Ini kamu enggak mau tahu siapa yang mau bikin rusak rumah tangga kita?" Keenandra terkekeh. Satu belokan di depan mereka, sampailah di kompleks perumahan. Keenandra mengacak rambut istrinya yang sejak tadi mencebikkan bibirnya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
MENIKAHI SUAMI WARISAN

MENIKAHI SUAMI WARISAN

tanya Amanda yang malah mengerutkan dahinya. “Ya ampun, Sayang! Itu tuh! Kissmark dari Radit. Gimana sih?” bisik Mama Tiara sembari mencuri pandang ke arah dapur. Jangan sampai Bi Asih mendengar ucapannya. “I-ini … bekas cakaran kuku Ayra yang tajam, Ma,” ringis Amanda yang spontan garuk-garuk kepala. “Kemarin itu dia ngamuk dan nyakarin sampai ke leher. Kena aku jadinya.”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

“Mi, Abi mau pergi sebentar ya. Mau fotocopy buat bikin lamaran.” ucap Kang Wirna setelah percakapan dengan Mak selesai. “Oh iya Bi. Nanti tolong beliin Ami mixagrip. Kepala Ami pusing sekali.” jawabku sambil bergolek di atas kasur. Kepalaku akhir-akhir ini memang sering sakit.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Bukan Ibu Tiri Negeri Dongeng

Sedang serius kami mengobrol, mendadak terdengar samar-samar suara Adira menangis di atas, kami panik dan bergegas naik menghampirinya. "Ada apa ini, Bu?" "Sakit gigi Adira kambuh, El. Senut-senut katanya, tadi sebelum tidur Adira makan coklat pemberian Niami," jawab Ibu mertua panik. "Ya ampun, Bik cepet ambilkan larutan air garam untuk Adira berkumur, jangan lupa bawa air es juga untuk mengompres pipinya," titahku, Bibik mengangguk dan bergegas turun ke bawah.
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 852 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Suamiku "Kayaknya lebih parah sakit rindu saya, Sayang." Ami kembali tergelak, kali ini tawanya keras. Hingga Bu Farida yang kebetulan lewat di depan kamarnya, menoleh. Bu Farida menempelkan telinganya di pintu kamar Ami, memasang indera pendengarannya baik-baik, saat sayup-sayup ada suara Ami sedang berbicara di dalam sana. "Jangan bercanda, Mas. Opa bagaimana kabarnya?"
9.9169.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Syafira pun mencuci wajahnya dan merapikan rambutnya. Tok! Tok! Tok! Suara pintu yang cukup keras membuat Syafira kembali terlonjak kaget. Siapa yang mengetuk pintu toilet rumahnya tengah malam? Tidak ada siapa pun di rumah ini selain dirinya. Amanda sedang pergi ke Singapore. Dan baru pulang besok siang. "Jangan-jangan setan lahan kosong ikut pulang ke rumah. Ya Tuhan, tolong lindungi aku. Aku berjanji tidak akan berbuat dosa lagi," doa Syafira ketakutan.
918 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai amigdala kukira kau rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status