Anak Siapa di Rahimku
Janin di rahimnya seakan mengingatkan bahwa saat ini masih ada sesuatu yang harus diperjuangkan.
"Bunda janji akan kuat, Nak. Bunda janji ini terakhir kalinya menangisi ayahmu," batin Senja seraya bangkit dari tempat duduknya. Lantas, ke kamar mandi untuk muntah dan membersihkan diri.
Keadaan memaksanya untuk bangkit, mengusaikan kesedihan dan memulai hidup barunya dengan mengandalkan kaki sendiri.
***
'Mama perhatikan, akhir-akhir ini kamu nggak pernah gonta-ganti pasangan lagi. Baguslah kalau kamu sadar sendiri. Mulut Mama sampai berbusa nasihatin kamu, tapi nggak pernah digubris.'