Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENJELAJAH WAKTU DAN JEO

PENJELAJAH WAKTU DAN JEO

"Apa ibumu yang melajarimu untuk mencuri hah??" Anak berambut ikal diam. Bora mendekat kemudian menjewer telinga kanan anak tersebut. "Dasar anak nakal! Dua hari yang lalu kau juga mengganggu kucing-kucing dekat rumahku kan!! Aku sudah tahan-tahan supaya tidak menghukummu tahu! Rasakan ini!" Bora menaikkan tangannya. Anak tersebut berteriak kesakitan, satu dua pejalan kaki yang lewat memilih berhenti untuk melihat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Anak Kandung

Balas Dendam Anak Kandung

Seolah-olah mereka tidak punya anak lain, keduanya tersenyum bahagia. "Sayang, bagaimana kuliahmu hari ini?" tanya Tuan Wisnu. "Baik Yah, semuanya berjalan lancar. Aku juga terpilih sebagai mahasiswa teladan," sahut Mora sepolos mungkin. "Putriku sangat hebat, Ayah bangga padamu. Seandainya saja Ashuna sama sepertimu, mungkin Ayah lebih bangga. Tapi sayang ... dia mempermalukan keluarga Zaemley," ucap Tuan Wisnu sedih.
872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Noda Pernikahan Paksa

Noda Pernikahan Paksa

teriak Eros dengan suara penuh semangat. Di atas tempat tidur, bocah itu duduk tegap dengan wajah cerah. Di tangannya tergenggam action figure Naruto hadiah dari Dokter Keenan tadi siang. Ia menggerak-gerakkan karakter itu dengan dramatis, seolah sedang bertarung melawan musuh besar. Kasa kecil dan plaster di pelipisnya tampak rapi. Luka di kepalanya sudah mengering. Wajahnya tak lagi pucat.
514 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

"Bunda kamu salah satu penggemarnya. Masa iya Kakek enggak tahu." Juwita mengangguk saat Jevano menoleh ke arahnya dengan tatapan meminta penjelasan. "Gas, lah, Jev. Bunda juga mau koleksi dari dulu tapi enggak sempet. Kalau ada kamu, kan, Bunda bisa punya alasan." Jamal besendekap. "Anak sama emak sama aja ternyata." Dia menggeleng. "Padahal Naruto udah tamat dari dulu. Boruto, noh."
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
DOSEN Itu, IBU ANAKKU

DOSEN Itu, IBU ANAKKU

Ia hanya bisa menghela napas panjang, mencoba menutupi rasa bergetar di dadanya. “Dasar anak aneh…” gumamnya lirih, hampir tak terdengar. Tapi Kanz, dengan senyum penuh kemenangan, berpura-pura tak mendengar sambil terus menyuapi perlahan, seperti itu adalah momen paling wajar di dunia.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

Memikirkan seandainya saja Sam diakui oleh Ayahnya ini maka kehidupannya dengan Tante Adela pasti lebih baik. "Dan anak saya yang terakhir—" Boram menoleh dan bertanya-tanya sebenarnya Anthony ini punya berapa anak. "Laki-laki dan dia masih SMA. Sebentar lagi ujian kelulusan." Boram ternganga mendengarnya. Apa dia tidak salah dengar?
9.88.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Seorang Anak yang Mirip Denganmu

Seorang Anak yang Mirip Denganmu

“Apa itu berarti ibu akan bekerja untuk Dave lagi?” “Tidak.” Devita menggelengkan kepala, berpikir bagaimana menjelaskan soal pekerjaan ini pada anak berusia tujuh tahun. “Ibu tidak bisa kembali ke perusahaan lama ibu, sayang. Ibu harus tetap bekerja di kantor ibu yang sekarang. Tapi saat ini, ibu harus melakukan pekerjaan yang berbeda untuk bos ibu yang sangat besar,” kata Devita, sambil menekankan kata besar. “Dan setelah itu selesai, ibu akan kembali ke pekerjaan yang sama seperti yang ibu lakukan di perusahaan Dave. Hanya saja, bos baru ibu adalah Mario, dan itu berarti, ibu akan punya lebih banyak waktu untuk kita lagi.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Anak Mafia

Anak Mafia

“Saya masih tidak menyangka bahwa Gerry akan selamat setelah orang suruhanku melukainya separah itu.” “Kau yang terlalu ceroboh karena meremehkannya.” Kata pria paruh baya tanpa menoleh kepada anaknya. “Jangan melupakan bahwa dia adalah putra Freddy Kurniawan.” “Apa maksud Anda, ayah?” tanya Jordi dengan ekspresi seperti orang bodoh.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Terlebih-lebih Shintya. "Oh begitu, ya. Ya udh gapapa deh." ucapnya sambil menuju kamarnya. Dan dapat di pastikan akan menangis. Bagaimana tidak, dia sudah berusaha sejauh mungkin, tapi belum berperang udah kalah duluan. Kakaknya menyusulnya, "Dek," "Emmm,," "Gapapa, bakal ada yang terbaik yang lebih baik dari hal ini." ujarnya mencoba menghibur.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Angel's Sign

Angel's Sign

Langkah si kecil ragu-ragu, mungkin karena masih ketakutan dengan perlakuan si besar padanya. “Namamu?” tanya Ruriko pada sosok yang masih cemberut. “Hiroshi.” “Kau?” Ruriko berpaling pada anak kecil yang masih memegangnya erat. Ia memandang Ruriko lalu menjawab lirih. “Shota.” “Kalian memberikan apa untuk ibu kalian?” Ruriko melepas Shota, membiarkan keduanya berhadapan. Sementara gadis itu berjongkok di antara mereka.
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai anaknya boruto
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status