Satria Roh Suci
Di langit, petir menyambar-nyambar, seolah badai akan segera datang, tapi ini bukan badai.
Kelelawar Hitam kemudian memasang kuda-kuda dengan dua kepalan tinju berada di sebelah pinggang.
Beberapa saat kemudian, muncul pusaran awan di langit, yang kemudian turun menuju bumi.
Pusaran angin hitam yang menyerupai bilah keris itu, kini diserap oleh Kelelawar Hitam.
“Kelelawar Hitam …” gumam Beruang Salju. “Pria gila, apa dia ingin meratakan Padang tandus dan seluruh hutan yang ada disebelahnya, hanya untuk membunuh dua manusia murni?”
Hot Chapters