PERJAKA MENIKAHI JANDA
lirih Nisa melepaskan genggaman tanganku.
"Sama Bun, Ayah juga nih, heee," cetusku mengelus dada.
"Dih Ayah, kok Ayah ikutan sih, masa sama orang tua sendiri Ayah takut, hayoo ... Karena aku seorang janda, ya," Nisa melontarkan kata-kata yang membuatku kaget.
"Eh, gak Bun, bukan gitu," jawabku dan bergumam dalam hati aku salah mengatakan ikut deg-deg-an.