Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Nenek juga tak pernah memaksanya untuk menjadi sesuatu atau berbuat sesuatu. Tinggal beberapa hari di sini, selalu membuat Matari sadar, dia harus segera kembali ke Jakarta. Kota ini terlalu kecil. Terletak di pegunungan, yang selalu jelas terlihat puncaknya saat cuaca cerah. Beberapa daerah masih berkabut jika suhu turun sedikit. Saat malam datang, tak banyak warga yang masih beraktivitas di luar.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Me after him (Indonesia)

Me after him (Indonesia)

Sementara matanya sibuk menelisik detail wajah rupawan, alis tebal juga mata yang indah, bulu mata lentik, hidung bangir yang punya tahi lalat di puncaknya, serta bibir tebal juga rahang tegas. Membalas dengan senang hati sebuah intimidasi dengan intimidasi serupa, bahkan lebih dari sebuah tatap mata. "Apa kabar?" tanyanya dengan suara pelan nan lembut. Netra beningnya mengering pelan. "Orang bilang kota ini cuma selebar satu kelopak bunga Daisy, dan aku baru sadar kelopak bunga Daisy selebar ini."
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

Mata Aira merah. "Sebentar. Tapi ini wajahmu kan? Kamu nggak bisa mengelak. Katakan, pada pria mana saja kamuenjajakan tubuhmu!" Plak. Pipi sebelah pun ia gampar. "Iya itu wajahku. Tapi, apa aku semulus itu?" Kuperhatikan lagi. Aira benar. Istriku memiliki tahi lalat yang besar dan tanda lahir di sekitar dada. Sedangkan di foto tersebut sama sekali tak terlihat.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

Planet Suryakanta dan Ke-5 Kapita Almiya

ujar Naya celingukan melindungi kepalanya, membayangkan makhluk raksasa, mungkin seukuran Mayura atau kurang dari itu. Sunam hanya tertawa kecil. “Coba lihat ke depan, Nay.” Dari kejauhan, terdapat ladang yang ditanami dengan tanaman mirip kelapa, ukurannya tiga kali lebih besar dari kelapa yang biasa ada di bumi. Namun, tidak hanya itu. Tak jauh dari ladang tak berpagar itu, seekor Matos besar berperawakan mirip sapi melangkah pelan, mengincar salah satu dari tanaman itu. Dengan taringnya yang cukup tajam, ia berhasil menumbangkan salah satu di antaranya lalu memakan dedaunan dan buah yang ada, mengunyahnya seperti permen karet. Rahangnya pasti sangat kuat, termasuk taringnya. Melihat semua
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Nilai akademis belakangan. Matari sendiri adalah gadis berwajah Jawa namun telah melebur dengan ibukota. Matanya bulat, hidungnya tidak mancung, tapi tidak pula sepesek itu. Bibirnya tipis. Wajahnya bulat namun tirus. Rambutnya bergelombang tanpa harus ke salon. Dan tentu saja tindikan diam-diam di telinga kanan atasnya adalah pencapaian pemberontakannya yang sedikit-sedikit pada Eyang Putrinya. Matari bingung, jika ada cowok yang menaruh perhatian padanya, apakah benar-benar serius? Tidak salah orangkah? Bukan demi mendapatkan perhatian Lisa? Atau Thea?
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Bayi Siapa?

Bayi Siapa?

Mata besar, hidung mancung, kulit kuning langsat, dan bertubuh tinggi. "La, lu kenapa?" tanya Mita. "Eh, gak apa-apa." "Tersepona pasti, eh terpesona. Kemaren kan gue bilang kalau ada cogan di sini." "Iya, ganteng banget." "Udah ngeliatin nya, jual mahal dikit jadi cewek!" Aku melirik ke arah Mita yang sedang memasukkan roti bakar ke mulutnya. Segera aku ambil roti bakar yang merupakan milikku itu.
6.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Wanita Bermata Hijau

Wanita Bermata Hijau

Maaf sekali lagi maaf,” jawab Jasmine sambil membungkukkan badan. Jasmine dikerumuni banyak orang, semua orang menatap dengan aneh karena bisa selamat dari kecelakan itu. Jasmine hanya bisa menundukan kepala sambil berlari pergi. Namun, tidak jauh dari kerumunan itu. Dia merasakan ada seseorang yang tidak asing. Tiba-tiba mata ini mulai melihat jauh menembus seperti menerawang. "Mataku sakit sekali!" lirih Jasmine. Dalam penglihatan itu sosok jubah hitam besar begitu jelas terlihat, merasa tidak percaya lalu lari secepat mungkin.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Pintu belakang mobil terbuka, dan seorang wanita dengan kacamata hitam sebesar kepalan tangan turun dengan gaya superstar yang heboh. “Surtiiiii!!” Matilda menyapa surti yang sedang mengelap kaca-kaca dari teras rumah. “Aduh... akhirnya sampe juga di rumah ini. Jakarta tambah macet aja ya. Jauh banget sama Milan."
9.8132.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai anjing mata besar
Baca
+Pustaka
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Kang Bambang menagngguk-angguk. “Mau yang mana, Kang?” Mami menyodorkan buku besar tersebut yang ternyata berisi foto-foto sang terapis. Aku ikut mengintipnya, dan seketika meneguk liur! Ternyata nggak ada wanita jelek di sini. “Yang ini!” tunjuk Kang Bambang mantap ke sebuah foto perempuan dengan rambut blonde berdada besar. “Seleramu bagus juga. Namanya Jenny, dia itu orang asli eropa,” kata Mami tertawa. “Nah, Kang Bambang mau pijat biasa atau plus plus?”
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai anjing mata besar
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Haras
Hallo semua, saya mulai aktif untuk melanjutkan cerita ini lagi ya. Mohon maaf kemarin sempat berhenti sebab ada kerjaan di luat. Tapi sekarang saya sedang dalam fase alih profesi untuk menjadi fulltime writer. Jadi mohon dukungan dari teman-teman semua. Terima kasih Semoga terhibur & sehat selalu.
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Baca Semua Ulasan
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Baru saja wanita gemuk itu mengagumi penampilan Yin, sepasang matanya itu langsung dibuat jengah ketika melihat tampilan sepatu Yin yang butut. “Apa kau Big Mommy?” tanya Yin sambil mengayunkan dagunya ke depan. “Sungguh tak tahu malu!” Big Mommy mendengkus. “Jika kau tak tahu arti nama itu, jangan berani menyebutkannya di daerah ini!” Maka mengertilah Yin. Wanita gemuk yang melotot dihadapannya ini adalah orang yang dicarinya sejak tadi. Segera saja dia melepaskan salah seorang anggota Sembilan Naga yang ada di bawah kakinya itu.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai anjing mata besar
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Mau kasih pengumuman, mgkn ada yg bingung lihat judul bab dobel. Ada yg pakai angka dan tidak. Sbnarnya aku sedang revisi bbrapa bab. Untuk bab yang ada nomornya, itu sudah lolos revisi ya... sedangkan bab tanpa nomor, sudah aku revisi... tapi blom lolos. Mungkin besok senin atau selasa..
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status