SEBATAS TEMPAT SINGGAH
"Oke, kalau kamu enggak mau peduli lagi sama aku, Mas! Oke, aku enggak masalah! Tapi jangan harap kamu bisa ketemu lagi sama Gita dan anak dalam kandunganku ini!"
Indri hendak meninggalkan kamar dengan menghentakkan kaki. Namun, Angga langsung bangkit dan berteriak, "Selalu gitu ancaman kamu! Kamu enggak tau, kan? Kita bisa kehilangan semuanya!"
Indri pun menoleh dan bertanya, "Maksud kamu?"
"Shania adalah anak dari pemilik swalayan tempat aku kerja, In! Dia pewaris perusahaan Lukman Al Rasyid!" teriak Angga seperti orang kesetanan.