PENDEKAR TAPAK DEWA
Ia adalah calon termuda dari sepuluh calon.
Begitu tiga kuda muncul dari arah utara, yang salah satu kudanya ditunggangi seorang pemuda yang berparas rupawan dengan rambut panjang dikepang lipan tunggal ke belakang serta mengenakan pakaian biru lapang layaknya pakaian kebesaran seorang pendekar besar dari Negeri Sinae (Tiongkok), maka penonton seolah tersihir, heran dan takjub. Padangan mereka kepada Pendekar Tapak Dewa tak berkedip dengan mulut melongo. Bukan saja karena melihat calon itu sangat muda, ganteng, dan gagah, namun wajahnya demikian mirip sekali dengan wajah Tuan Putri Mantika.