Cinderella, Mah, Apa Atuh?
Ya, jelas kalau Alka telah terdoktrin oleh pikiran: jika menolak, maka akan berdampak pada penyakit Gloria yang pasti nantinya semakin parah, mengetahui dirinya adalah menantu impian wanita itu.
“Sudah larut malam, sebaiknya kamu pulang. Jangan membuat Om George khawatir,” kata Alka akhirnya selepas menilik jam di pergelangan kirinya. Mencoba menghindar.
“Al, gue butuh jawaban, bukan pengusiran.” Abil masih belum menyerah. Bagaimanapun, dia harus tahu alasan sebenarnya.
“Saya tidak mengusir kamu, saya juga butuh istirahat karena besok harus mengampu di dua kelas. Jadi, silakan pulang.” Alka pun demikian, bersikukuh untuk tidak memberikan jawaban.
Hot Chapters