Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam
“Mama pikir hubungan kita baik-baik saja. Tapi mungkin, mama sudah tidak sepenting itu di hidupmu, ya?”
Beberapa tamu terdiam. Tatapan mereka bergeser dari Ratna ke Arka. Di mata mereka, Ratna terlihat seperti ibu yang tersakiti, bukan wanita manipulatif yang sedang memainkan peran dengan sempurna.
Namun Arka hanya tertawa kecil, tenang, nyaris menenangkan semua ketegangan yang mulai muncul di udara. “Mama selalu penting buat aku,” katanya santai tapi jelas. “Cuma, aku nggak mau bikin repot, apalagi ‘kan Mama juga baru aja menggelar pesta di Ballroom hotel utama milik Papa dulu. Makanya saat mengantar hampers dan undangan, lalu tidak ada balasan dari Mama, aku pikir Mama sibuk. Tapi aku teta
Hot Chapters