Dimadu Saat Koma
ucapku setelah sekian lama aku membisu.
"Maaf, karena hari ini aku tidak menyiapkan apapun untuk aniversary kita," sahutnya setelah sekian lama aku menunggu. Jawaban itu membuatku akhirnya menghembuskan nafas lega.
Aku tersenyum seraya balas menggenggam tangannya.
"Tanggal berapa ini, mas?" tanyaku.
"Lima Februari. Ini aniversary kita yang ke tiga, sayang," sahutnya. "Tapi aku malah tak membuatkan apa-apa untukmu," sambungnya kemudian tertunduk lesu.