Ada alasan mengapa kebo sering dijadikan simbol kemalasan dalam budaya pop! Pengalaman pribadiku mengamati kebo di desa nenek cukup menarik. Mereka memang terlihat lebih banyak berbaring di lumpur dibanding sapi atau kuda, tapi ini sebenarnya strategi survival. Di siang hari yang terik, kebo mencari lumpur untuk mendinginkan tubuh dan melindungi kulit dari gigitan serangga. Mereka justru lebih aktif di pagi buta atau senja ketika suhu lebih sejuk.
Hal ini mengingatkanku pada karakter 'Totoro' yang suka tidur siang - penampilan bisa menipu! Kebo sebenarnya ruminansia yang efisien; mereka mencerna makanan sambil berbaring melalui proses regurgitasi. Jadi bukan malas, tapi multitasking! Aku selalu terkesan bagaimana alam merancang perilaku hewan dengan tujuan spesifik.