Pernikahan Dadakanku yang Luar Biasa
Diana mengangguk pelan, menyetujui analisis sederhana dari ART-nya itu.
“Tapi ya, Bu... biarin aja namanya juga anak muda,” seloroh Bibik Nila santai sambil membetulkan letak tasnya. “Pacaran kan ibarat sayur asem, Bu. Kalau enggak ada asem-asem berantemnya, ya tawar. Yang penting jangan sampai putus lalu ganti pacar jadi Om-Om kaya aja, hehe.”
Diana hanya mampu membalasnya dengan senyum getir. Andai kamu tahu, Bik... desah Diana dalam hati.