Om-Om Pilihan Papa
Karena aku tahu, berharap pada orang lain hanya akan menyakitiku.
"Papa senang kamu bisa menikah dengan laki-laki yang Papa pilihkan, laki-laki paling tepat untuk kamu."
Laki-laki yang paling tepat untukku? Papa bercanda? Dia tidak tahu bahwa selama ini aku tersiksa oleh Om Bian? Oh, tentu tidak. Karena yang Papa tahu, Om Bian adalah manusia setengah malaikat yang memiliki hati baik, luas dan besar. Penyayang dan cinta damai. Padahal nyatanya tidak begitu. Bahkan aku, akan dijadikan budak setelah kami menikah, mungkin begitu.