Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selamanya Kamu

Selamanya Kamu

Keduanya hanya bertemu di pagi hari dan setelah itu masing-masing sibuk dengan urusan mereka sendiri. Hari masih belum genap pukul lima, tapi matahari sudah ada di ufuk barat. Maklum musim penghujan sudah tiba, meskipun cuaca tidak begitu teratur. Menurut prakiraan cuaca, malam ini akan hujan cukup lebat. Itulah informasi yang Grace baca di HP-nya. "Habis ini kamu pulang langsung, Nit. Jangan keluyuran. Bakalan hujan deres." Grace mengangkat menunjuk pada HP-nya, menandakan ia tidak asal bicara.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kata dia, Surabaya dan Jakarta itu sama-sama kota banjir, ditambah lagi dengan kota Bandung. Kendaran bermotor terlihat seperti jamur berjalan, mengenakan beraneka ragam jas hujan. Apakah yang menjadi tujuan mereka semua sehingga meskipun hujan masih saja melawan? Mereka semua mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Ada yang menjadi ojek, harus mengantarkan penumpangnya. Ada yang ingin menemui keluarga, jadi hujan tidak bisa menghalangi rindu. Ada yang hanya jalan-jalan, atau bahkan sedang menepati janji kepada orang lain bahwa dia akan datang tepat waktu. Mereka mempunyai tujuan yang sangat berbeda. Tapi baiklah, jangan karena hanya perbedaan, bisa membuat bangsa Indonesia rusak, hancur. Jangan
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 20 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Ibarat mendung berbalas hujan layaknya hati yang mulai terpaut rasa. Mengetahui kesamaan perasaan seseorang pastinya seperti belaian angin yang datang memberi kesejukan. Apalagi setelah sekian lama panas karena hati berselimut bara api kisah lalu. Sempat menghanguskan impian, tetapi seiring berjalannya waktu kembali menemukan tempat baru meski hanya tersisa butiran debu.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Sekalipun pada akhirnya aku harus menunggu beberapa percobaannya yang gagal. "Apa hujan akan turun lagi, Tante?" Tanya Banyu yang mendongak, menatapi langit mendung. "Kita bisa main hujan-hujanan." "Hujan-hujanan?" Mata banyu yang bulat bahkan membesar. "Apa Banyu tidak pernah main hujan-hujanan?"
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 928 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Kelabu

Kelabu

Aku terus menggosok gosok hidungku yang mulai tampak kemerahan. “Siapa suruh main hujan-hujanan.” Raka mengatakan itu tanpa menghentikan langkahnya sedikitpun. Aku mendesis, “Ish..., Tapi hujan itu bukan suatu hal yang bisa dilewatkan begitu saja.” “Kau main hujan-hujanan seperti anak kecil saja.” “Siapapun bisa main hujan-hujanan ya, tidak ada batasan umur,” jawabku dengan nada sedikit meninggi.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk!

Nikah Yuk!

Enak di Kamu Aja. Sekarang lagi musim hujan, mau pagi… siang… sore…. malam… kalau langit pengen menurunkan hujan yaaa…. bakalan hujan. Begitu juga halnya pagi ini, di saat Dinda bersiap ke sekolah, langit langsung memuntahkan airnya ke permukaan bumi. Padahal Dinda inginnya kucuran air tersebut akan datang di saat dia sudah berada di sekolah sehingga dia tidak perlu memusingkan bagaimana cara dia sampai di sekolah tanpa basah-basah.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Rain do for you

Rain do for you

Tapi karena wanita aneh itu, dia jadi menghabiskan banyak tenaga. Dan Amber yang biasanya sangat menyukai hujan pun menjadi kesal. Tidak pernah ketika turun hujan harinya menjadi buruk meskipun dia kebasahan. Amber selalu suka hujan kapan pun itu. Tapi di hari yang hujan ini dia merasa sungguh sial sebab sudah bertemu dengan pria tampan yang sombongnya setinggi langit. ceklek!
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Diary Rain

Diary Rain

Perlahan dihapusnya kedua air matanya, meski tak terlalu berguna karena hujan juga masih turun, bahkan cenderung semakin lebat. Aku tersenyum. "Gue ini manusia, Mil. Gue juga punya masalah. Dan semua masalah itu, tidak membuat hidup menjadi tak adil. Itu hanya ujian. Bukan musibah. Dan bahkan setiap kali hujan turun, gue selalu ngerasa kalau masalah gue itu larut dan hilang bersama hujan." Jawabku. "Kenapa mesti hujan?" Tanya Mila.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Sepucuk Surat Cinta

Sepucuk Surat Cinta

terang Hyra. “Nggak lihat diluar hujan, kalo tetep naik motor basah kuyup dong.” Haidar yang tak mau kalah. “Ya pake jas hujan.” “Nggak ah ribet! Enakan juga naik angkot nggak kena hujan, nggak basah-basahan, nggak ribet-ribet pake jas hujan.” Haidar pun terkekeh ketika melihat wajah Hyra yang sebal karena kalah debat dengannya.
9.52.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status