Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

Namanya juga mendung. Tak selamanya ia mampu mengundang hujan. Hadirnya hanya memberi isyarat kepada makhluk bumi agar lebih siap ketika hujan turun kembali membasahi. Sedia payung sebelum hujan, mungkin suatu selogan yang tidak asing lagi terdengar pada sepasang telinga kita. Perihal mendung dan hubungan, seakan menjadi sebuah kalimat yang berbeda, namun hampir mirip dalam pemberian makna. Bagaimana tidak? Ketika mendung mampu hadir tanpa memberi hujan, begitupula sebuah hubungan. Ia mampu hadir memberi kenyamanan, datang dengan sebongkah kata kepalsuan. I love you, I Miss You, dan lain sebagainya. Namun tanpa berdasarkan sebuah rasa sayang yang timbul dari perasaan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
PEMBANTU NAIK KELAS

PEMBANTU NAIK KELAS

Langit tampak akan menurunkan hujan sebentar lagi. “Mau hujan kayaknya. Aku harus segera pulang.” Rere mempercepat makannya. “Nanti aku anterin. Kamu makan pelan-pelan saja.” “Aku sebenarnya suka hujan. Tapi, kalau butuh di luar kayak sekarang, baru deh susah. Takut kehujanan.” Tawa menghiasi wajah kuning langsat Rere. “Kalau langit mending gitu, apa yang kamu pikirkan tentang langit? Lagi sedih atau bersuka cita?”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

tanya Kanaya kepada Hakya. "Yang kita rasakan di atas ini berbeda dengan hujan yang mereka rasakan, jika di atas sini kita merasakan hujannya adalah air yang sejuk yang membuat tumbuh-tumbuhan hidup dan berkembang biak, tapi yang mereka rasakan dan lihat di bawah sana adalah hujan itu panas seperti bara api yang mematikan." "Semua tumbuh-tumbuhan akan mati, air itu membakar semua daun-daunan yang ada dan juga hujan itu mengeringkan semua mata air," jelas Hakya kepada Kanaya.
9.888.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Istrimu, Bukan Kekasihmu

Istrimu, Bukan Kekasihmu

Ucapnya. Aku terekeh. “Aku hanya menyukai saat-saat seperti ini, hujan selalu menjadi anugerah untuk bumi. Meski bumi harus menahan diri untuk tak melihat matahari.” Hujan tak salah, dia hanya sebagai perantara, atau mungkin sebagai pengisi kekosongan diantara keduanya. Hujan juga bisa dijadikan sebagai sesuatu yang menjadi jeda, atau tempat singgah sebelum bumi dan matahari saling menatap.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Selalu tampan. "I love you, deeper." Fea mengecup pipi Arnon dengan hati-hati. Lalu dia meletakkan kepalanya di dada Arnon dan memejamkan matanya. Fea berharap, esok ada hal yang baik akan datang untuk dia dan Arnon. ***** Hari cerah. Sebenarnya musim hujan sudah mulai, tetapi hujan masih sesekali saja datang.
9.935.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 769 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

ucap Al dalam hatinya ***"********** Bantu like vote komentar dan hadiahnya temen temen Dukungan Kalian akan membantu author lebih semangat untuk update dan memperbaiki tulisan Author
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Cinta yang panjang

Cinta yang panjang

Hujan dan Kamu adalah Rindu Hujan di kota ini terasa semakin dingin saat kau dan aku terlalu jauh untuk melepaskan ingin. Memeluk, mendekap, meyakinkan semuanya masih baik-baik saja. Ini hanya hujan, bukan duka. Biarlah rindu-rindu yang jatuh di dada kita merasakan betapa kita bahagia.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Pernahkah kamu nekat menerobos hujan? Di hari mendung, hujan turun rintik. Kamu harus pergi, dan kamu memilih tetap melangkah. Kamu pikir ini hanya gerimis—paling basah sedikit. Tapi di tengah jalan, rintik itu berubah. Makin deras. Makin dingin. Sampai akhirnya kamu basah kuyup, menggigil, dan sadar: prediksimu salah.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
The Devil CEO

The Devil CEO

Seakan enggan menepih dan berteduh, Emma terus melangkah di tengah derasnya hujan. Derasnya air hujan tidak akan menenggelamkan kamu. Air hujan turun untuk menyuburkan tanaman dan menghilangkan panas yang senantiasa terbakar oleh sang surya. Namun bagi Emma hujan adalah teman setia yang mampu menyamarkan air matanya agar tidak terlihat oleh orang.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Surat dari Azza

Surat dari Azza

"Hah? Dia banget bukannya om, ya, kak?" Oh, Tuhan. Berdebat dengan Azza adalah hal yang salah. Tapi, kali ini mungkin ada benarnya. "Musim hujan, nanti kehujanan." "Lagian, udah reda, kali. Yuk!" "Besok, aja." "Sekarang, aja." "Besok, aja. Sekarang belom sore." "Ya, nanti sore lah." "Hujan." "Sok, tahu. Kata siapa?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai apa perbedaan kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status