PELAYAN TUAN ARTHUR
Ella berbicara dengan suara panik.
"Oh, jadi kamu bersumpah, cucciola (anak anjing)?"
"Asal kamu tahu saja..." ucapku jahil sambil melangkah mendekatinya.
"Apa, Tuan?" tanyanya cemas.
"Aku selalu menepati sumoahku," kataku dengan suara rendah sembari bergerak semakin dekat ke arahnya, lalu membungkuk hingga bibirku hampir menyentuh telinga kanannya—aku bersumpah dia bergidik ngeri akibat kontak yang terjadi itu, dan aku menahan seringai lalu melanjutkan, "jadi jika ada orang yang melanggar sumpah mereka dan aku mengetahuinya... mereka tidak akan hidup lagi." Aku mengakhiri kalimatku.