DILEMA DUA HATI
Maira kembali memotret benda temuannya, dan ia kirimkan pada ayahnya.
“Tinggal satu ruangan lagi, aku penasaran dengan apa isinya.” Fahmi mencoba menyalakan satu batang rokok itu, ingin tahu bagaimana bau asapnya. Namun, dicegah oleh Maira.
“Nanti orang bisa salah paham. Cepat kita ke ruangan ketiga,” pinta Maira, dan betapa terkejutnya mereka ketika pintu berhasil dibuka. Tidak ada peti melainkan daging-daging segar yang akan dipotong. Namun, hewan itu bukan yang halal dimakan. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi tak peduli banyak atau sedikit tetap saja haram dimakan.
Hot Chapters