Dari Budak Menjadi Bencana
Dengan Lensa Kosmis sebagai pemandu, kami menavigasi arus yang bergejolak, menghindari pusaran ketidakpastian dan jeram dari kemungkinan yang saling bertentangan.
Akhirnya, Pilar Keberadaan muncul di hadapan kami. Ia bukan sebuah menara, tetapi sebuah Simpul Tak Terhingga dari benang-realitas yang bersinar, setiap benang mewakili sebuah kehidupan, sebuah dunia, sebuah cerita. Dan di dekat dasarnya, sebuah retakan besar memancarkan ketiadaan yang mengerikan—cela yang digunakan Vorax untuk memasuki realitas kami.
Getarannya hampir tak tertahankan. Rasanya seperti berdiri di tepi jurang di mana konsep "diri" sendiri bisa terlepas dan hilang.