PENYESALAN SEORANG LELAKI
Lelaki itu mulai melangkah, tapi baru sebentar sudah dipanggil lagi.
“Aku juga mau minta maaf,” ucap Amel. Dika melihat ke belakang. Baginya wanita itu tak pernah berbuat salah.
“Maaf untuk apa, Mel?”
“Maaf, selama satu tahun menjadi istri kamu dulu. Aku nggak melayani kamu dengan baik. Aku terlalu banyak menuntut waktu kamu. Aku selalu minta ini dan itu yang merepotkan kamu. Aku nggak pernah jadi istri yang menenangkan dan menyejukkan pandangan matamu. Maafkan kesalahanku yang dulu, ikhlaskan semua yang aku makan dari nafkahmu, supaya saat aku mati suatu hari nanti, berkurang dosa-dosaku sedikit.” Lega hati Amel sudah meminta maaf pada mantan suaminya. Ia hanya takut dulu pernah berbuat dzo