ENAK, PAK DOSEN!
“Sayangnya nggak bisa, Ra.”
“Ok, fine. Pertama, gue gak mau dipaksa. Kalau gue mood, gue layanin. Kalau nggak, gak ada kata ranjang di antara kita. Titik!” Ara mengangkat telunjuknya tepat di depan wajah Sagara seolah tengahmenuntut kepatuhan.
“Gampang,” sahut Sagara enteng, kepalanya mengangguk mantap tanpa keraguan.
Bab Populer