ARABELLA
Satria ikut terkekeh lalu mengusap-usap pucuk kepala Ara.
"Kenapa sih seneng banget deh kayaknya usap-usap kepala," gerutu Ara sambil mengerucutkan bibirnya.
"Suka aja," jawabnya enteng membuat Ara mendengus.
"Udah sana masuk, mau Maghrib juga gak baik anak cewe diluar sendirian."
"Lah, kan ada kamu."
"Aku mau pulang, Ra," ujarnya.
"Iya, pulang aja."
Hot Chapters