Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu
Pokoknya yang terbaik.
“Iya, benar juga kata kamu, Ra. Ya, sudah, nanti kamu belanja, ya, ke pasar. Ojeknya nggak jauh dari Masjid itu, kan, ada nanti Teteh kasih uangnya dan kamu sendirian aja, ya? Teteh nggak bisa nganter, karena perut Teteh ini sakit banget. Gak tau, deh, kenapa. Kalau Teteh memikirkan sesuatu yang tidak biasa perut jadi sakit, Ra,” kataku lagi. Rara terlihat kaget, sih, tapi kemudian dia bersikap biasa lagi.
Bab Populer