Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Dia sangat tak suka dengan gaya Bora mendatangi selnya, dan bertanya seolah menantang dan meremehkan semua orang di selnya. "Oh..! Ini orangnya..!" seru Bora sambil mengamati Bara dari atas ke bawah. Dilihatnya Bara yang memiliki tinggi badan sekitar 178cm, rambutnya lurus tebal dan hitam dengan tubuh sedang namun berisi.
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

uajr Bora “Tidak masalah, aku yakin kau pasti sedang memikirkan Aarav.” ujar Elard “Apa kau tidak menyesal dengan apa yang sudah kau lakukan ini?” Tanya Elard, Bora mengelengkan kepalanya, “Aku tidak akan menyesal, tindakan ku selama ini sudah benar dan aku harus bertahan demi dirinya.” uajr Bora “Maafkan aku karena harus menarikmu dalam Rencanaku ini.” ujar Bora sambil memandangi Elard
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
BURONAN

BURONAN

Menonton acara berita luar negeri. Rakha mencuil pinggang Rania dengan ujung jari telunjuknya. Tubuh Rania terlonjak kaget, karena geli. Rania menoleh dan memelototi Rakha yang malah cengengesan. "Ayo, katanya mau berenang bareng," Rakha mencuil pinggang istrinya lagi.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Dan BRAKKKK " Raniaa, Bangun. Ayah bilang BANGUN " Suara suryana kembali menggema, bahkan maid yg berada di kantai bawah pun turut mendengar suaranya. Rania masih enggan membuka suara, dia menahan mati matian air matanya yg sudah berada di pelupuk matanya. " Apa benar kamu hamil " Hening Tidak ada jawaban dari Rania " JAWAB RANIA , APA BENAR KAMU HAMIL?" Tanya suryana dengan nada yg membentak
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
Rafnindita

Rafnindita

Drrt Getaran ponsel menyadarkan Anin dari lamunannya. Anin melirik ponselnya yang bergetar. Ia bangkit dari posisinya untuk mengambil ponsel yang terletak di nakas samping ranjang. Keningnya berkerut, nomor tidak dikenal tertera pada layar ponselnya. From: +62 81213456789 Saya Rafa. Apakah bisa makan malam di rumah saya?
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

wajah serius Arimbi terlihat begitu menggemaskan. "Tentu saja boleh, tapi nilai A lebih bagus dari B atau C, kan?" "Ng... iya?" jawab Arimbi ragu lalu menutup matanya merasakan guyuran air dari shower yang diarahkan Bi lisa pada tubuh kecilnya. "Sudah." ucap bi Lisa menghanduki bocah yang lalu digendongnya ke luar dari kamar mandi. "Apa mama akan senang kalau aku dapat nilai A?"
9.79.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Dia juga masih harus mencari pinjaman uang. Sepanjang memakan buburnya, Arinda benar-benar tak dapat merasakan apapun itu selain rasa sakit di tenggorokannya. Arinda benar-benar merasa seperti tengah memakan batu saat ini. Rasanya sakit sekali. Beberapa kali dia mendongak dan menarik nafas dalam-dalam untuk menghentikan air mata yang berulang kali ingin jatuh dari pelupuk matanya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

batin Allen terharu akan ucapan Argan barusan. "Len? Len?" panggil Argan. "Hmm? Yah?" tanya Allen. "Lo kenapa? Wajah lo kayak mau nangis gitu. Apa gua ada kesalahan saat bicara tadi? Kalau ada tolong dimaaf'fin yah?" ucap Argan. "Eh? Nggak kok! Nggak masalah, Gan. Lo nggak punya kesalahan apa'pun kok." ucap Allen tersenyum.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bora ra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status