Roh Dewa Perang
“Tidak usah, Dewa Rama, aku tidak mau terlibat perasaan dan mengacaukan semua ilmu yang aku dapat.”
“Karena kau belum merasakan, coba sekali, terutama di ranjang, kau tak akan bisa berhenti.”
Rogu memejamkan mata mendengar ucapan agak mesum dari bibir Arsa, agak tidak bermoral serta beradab. Ya, namanya Dewa Perang jadi bebas bicara sesuka hati. Ketika hampir lelah menunggu dua dewa dan dewi yang dimaksud datang juga.
Bab Populer