Pria Perkasa Penakluk Wanita
Tuti, agenku yang khusus menangani banyak pemain, salah satunya aku, terlihat menggelengkan kepalanya saat melihat informasi di depannya.
"Anda mungkin beruntung dengan yang satu ini, Randy," katanya kepada saya, wajahnya yang tembem melebar dengan senyumnya.
"Kenapa begitu?" tanyaku penasaran.
"Dia sudah memesan kamar hotel. Dan secara khusus meminta seseorang sepertimu."
"Sepertiku?" Aku mengernyitkan dahi.
"Ya. Seseorang yang baru terjun di dunia gigolo, tapi sudah mendapatkan lima bintang oleh pelangan-pelangganmu."
Hot Chapters