Rahim Sewaan
Malah menatapnya penuh dengan kecurigaan.
"Ma-maaf, aku terlalu senang!" ujar Wanita itu dengan mengulurkan tangannya, lalu disambut oleh ivana. "Arleta! Panggil saja Bibik Arleta," imbuh wanita di depan Ivana dan kali ini menggunakan bahasa Indonesia.
Ivana pun memperkenalkan dirinya dengan sangat ramah dan santun, membuat kesan pertama yang memukau bagi seorang Arleta.
"Kita langsung ke apartmen!" pinta Eiwa pada supirnya saat masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi depan, dengan membawa beberapa bungkus makanan yang menggoda indra penciuman Ivana.
الفصول الرائجة