تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Menikah Paksaan

Menikah Paksaan

ucap Bu Habibah yang mengenalkan citra sama Rahadi. Rahadi pun berdiri mengeluarkan tangannya kepada Citra seraya berkata dengan ramah. "Kenalkan nama saya Rahadi teman lamanya Habibah, kami sudah puluhan tahun tidak bertemu!" Citra menggerakkan kedua manik matanya ke arah bu Habibah maupun Rahadi seraya mengulas senyuman serta menyatukan kedua tangannya di depan dagu. "Oh nama aku Citra, Citra Kumala! berarti Citra ganggu Ibu dong ya ... sama Om di sini?"
9.819.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 653 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Rahim Sewaan

Rahim Sewaan

Malah menatapnya penuh dengan kecurigaan. "Ma-maaf, aku terlalu senang!" ujar Wanita itu dengan mengulurkan tangannya, lalu disambut oleh ivana. "Arleta! Panggil saja Bibik Arleta," imbuh wanita di depan Ivana dan kali ini menggunakan bahasa Indonesia. Ivana pun memperkenalkan dirinya dengan sangat ramah dan santun, membuat kesan pertama yang memukau bagi seorang Arleta. "Kita langsung ke apartmen!" pinta Eiwa pada supirnya saat masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi depan, dengan membawa beberapa bungkus makanan yang menggoda indra penciuman Ivana.
2.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 94 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
RAHIM PELUNAS HUTANG

RAHIM PELUNAS HUTANG

Jawab Colton. Violet menghela nafas pelan setelah mendengar jawaban Colton, wanita tersebut sangat yakin jika Colton tidak bisa membantunya kali ini. Colton adalah orang kepercayaan Justin alias tangan kanan pria tersebut. Jelas saja jika Colton sangat hormat dan patuh kepada perintah Justin, apapun itu tanpa terkecuali. "Tidak, Colton. Aku tidak jadi meminta bantuan kau." Ucap Violet kemudian dan memutuskan untuk kembali berjalan menaiki tangga menuju kamar.
10856 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 32 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Istri Penebus Utang Kesayangan Pewaris

Kebetulan Rahman sedang di Qatar mengurus bisnis Al Faruq. “Aku sudah menduganya.” Hilbram tidak terlalu terkejut dengan hal itu. Dia sudah mulai tenang dan berpikir dengan baik. “Apa kau tahu tentahg Rahman?” tanya Hilbram lagi pada pria yang kini lebih sering dimintanya menemaninya. Taher tidak menjawab. Kalaupun dia tahu, Taher tentu tidak akan mengatakan apapun. Hilbram paham akan hal itu.
1026.8K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 831 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

sahut Rangga To be continued
107.7K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 277 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

"Apa?" "Hafalan surat Ar rahman."
2.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 50 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Rahim Pinjaman

Rahim Pinjaman

Kalaulah kejadiannya tidak seperti ini, dia memilih menerima pinangan dari Arif anak juragan beras. "Jadi, apa keputusan kamu? Tetap bersama kami, sampai akhirnya kamu melahirkan anakku atau pergi dengan rasa malu karena aku bisa mengambil semua barang yang telah aku berikan kepada keluargamu!" Kini giliran Bagas yang terkesan mengejek dan memojokkan Anilla.
103.5K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 112 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

“Bu... Vreya keracunan.. Sekarang di RSA. Kondisinya kritis. Cepat ke sini…” Sambungan putus. Riska lanjut menelepon nomor lain: Tuan Yuan Aditama. Nada tunggu. Tak ada jawaban. Riska menahan tangis. Tangan gemetar. Jantungnya serasa di tenggorokan. Tanpa pikir panjang, ia tekan satu nama terakhir: Dona. “Hallo?” “Nona Dona… cepat ke RSA. Ini soal Vreya. Dia kritis!”
10621 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 16 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
Sabitah

Sabitah

Laki-laki itu tampak menatap tajam ke arah layar yang kini telah berganti menampilkan citra dari wilayah yang baru saja dia eksekusi. “Wilayah utara dari kawasan itu telah berhasil kami persempit, Tuan,” ujar seorang petugas yang mengantarkan informasi. Arya Bahtera, laki-laki paruh baya itu semakin tersenyum puas. “Lanjutkan rencana selanjutnya. Dan segera tangkap tikus kecil itu.” “Baik, Tuan.”
الفصول الرائجة
102.6K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 53 مرة ضمن arti habibatan ila rahman
قراءة
+مكتبة
السابق
1234
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status