Kehidupan Kedua
Ingin terlihat cantik di depan dua lelaki kaya.
"Selamat pagi. Perkenalkan, saya Karen. Sahabatnya Disa, sekaligus staf Human Resource Development di sini. Anda–" Karenia menggantungkan kalimatnya.
"Sean."
"Oh, Anda putra Pak Atmoko ternyata. Salam kenal, Sean. Karen harap, kita bisa berteman mulai sekarang," kata Karenia ramah.
Dalam hati, Karenia mencibir Sean. Bisa-bisanya lelaki tampan itu menjawab pertanyaannya dengan kelewat singkat. Padahal Karenia melihat bagaimana antusiasnya Sean saat berbicara dengan Nadisa.