Penyamaran CEO Tanaka
“Sudah cukup, Pak Ardi. Jangan ikut-ikutan Risa.”
“Tapi aku serius,” jawabnya, masih tersenyum. “Senyummu itu... menular.”
Malam itu, di kamar kos sederhana, Ardi menulis satu baris di buku catatannya:
Hari ini, aku melihat dunia Maya dari dekat — dunia kecil yang diisi tawa, godaan, dan warna merah di pipinya.
Aku takut kalau terlalu lama di sini, aku tak akan sanggup kembali ke duniaku yang dulu.