Ada sesuatu yang sangat jujur dan raw dari lagu 'I Hate Story in My Heart' yang bikin aku selalu kembali mendengarnya. Lagu ini sebenarnya berasal dari band indie yang cukup underrated, dan menurut beberapa wawancara, liriknya terinspirasi dari pengalaman pribadi vokalisnya ketika menghadapi fase di mana dia merasa terjebak dalam kenangan yang menyakitkan. Aku suka bagaimana lagu ini tidak hanya tentang cinta yang gagal, tapi juga tentang perjuangan untuk move on dari cerita lama yang terus menghantui.
Musiknya sendiri punya nuansa melancholic dengan sentuhan shoegaze, yang menurutku sangat cocok dengan tema liriknya. Aku pernah baca bahwa proses recording lagu ini dilakukan dalam satu malam, dan mungkin itu yang bikin atmosfernya terasa begitu spontan dan emosional. Kalau kamu perhatikan, ada bagian di bridge lagu where the vocals sound almost broken—itu salah satu momen paling powerful menurutku.