Titipan Cinta Bentara
Dan bahkan jika kau telah pulih
Dan bahkan ketika luka lamamu menganga lagi
Dan bahkan jika serpihan luka baru kembali mengoyak hatimu
Pulanglah, aku rumahmu
Jangan serakah, bagi aku lukamu
Kita seduh bersama
Dalam perayaan diam-diam di ujung malam
Demi senyummu yang hanya bisa kuraba dalam ruang percakapan virtual kita.
Setelah rampung, Lara hendak menyalin puisi itu ke ponselnya,, dia berniat mengirimkannya pada Mas Gala melalui chat w******p dan berharap, selain kalimat yang dia ucapkan di telepon, puisi ini bisa sedikit membantu Mas Gala meredakan sakit hatinya. Saat Lara mulai mengetik dan tiba di bagian kalimat “Pulanglah, aku rumahmu”. Lara kemudian menghentikan ketikan jarinya. Gadis
Chapitres populaires