Istri yang Ternoda: Mengandung Benih Tuan Vancroft
Tercium aroma kopi arabika yang pekat, dan alunan musik jazz yang lembut membuat suasana terasa begitu tenang.
Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Aditya muncul dengan penampilan rapi dan penuh antusias, hingga langkahnya begitu cepat, tampak tergesa dan tidak sabar.
Wajah Adiyta begitu berseri, seolah pertemuan ini adalah langkah besar dalam perjalanan kariernya. Ia melambaikan tangan begitu melihat Revan.
“Maaf, saya terlambat,” ucap Aditya sambil mengulurkan tangan. “Macet di sekitar Simpang Lima. Kota ini memang makin padat.”