Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Putri Istimewaku

Putri Istimewaku

Cuma sayangnya kakak selalu dianggap anak laki-laki karena dia agak tomboi tidak suka pakai baju yang feminim dan Raihan anak perempuan karena kulit putihnya yang masya allah. Di sini pun Naya masih terapi dengan diantar utinya setiap pagi. Saat kami tinggal di sini Naya di terapi di daerah Leuwinanggung. Di terapi patah tulang Pak Udin. Sebelum berangkat kerja mamaku selalu menjemput cucunya untuk terapi. Sedangkan aku menjaga Raihan di rumah. Kalau para pembaca bertanya kenapa aku tidak ikut saat Naya terapi dengan utinya? Karena aku pernah pingsan, tidak kuat mendengar jeritan sakitnya anakku saat di terapi. Dan selama di terapi dari biaya terapi dan sepatu khususnya semuanya di biayai o
104.0K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as arti putu
Read
+Library
Diana, The Virgin Wife

Diana, The Virgin Wife

tanya Diana sambil tertawa kecil. "Jadi sebelum ke Bali, kalian belum pacaran?" Diana mengangguk. Pak Putu tertawa. Beliau berkata lagi, "Oh! Tadinya bapak kira si Ardi. Siapa namanya?" "Richard pak," lalu Diana mengambil hpnya dan menunjukkan fotonya dengan Richard. Pak Putu melihatnya dengan seksama dan berkomentar, "Kalian cocok. Wajah kalian mirip. Yang satu bagus, yang satu cantik. Cocok! Bapak punya hadiah buat kalian."
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 275 Times as arti putu
Read
+Library
Prabu

Prabu

kata Santi menjelaskan. “Oh, iya. Tidak apa-apa San. Aku paham,” ucap Prabu sambil malu-malu. Santi, gadis manis itu tahu betul jika Prabu menaruh hati padanya. Terlihat jelas di wajah Prabu yang merona walau sudah babak belur. “Kamu belum pulang San?” tanya Prabu. “Ah, aku tadi ingin memberikan ini. Tapi aku tunggu kelas sepi dulu,” jawab Santi sambil mengeluarkan sekotak plester dari sakunya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as arti putu
Read
+Library
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

pinta Puspa ketika putrinya baru saja datang. "Nggak masalah, Bu. Sebentar lagi, Lita antar." Jelita melihat ibunya bersimbah peluh. Tangannya sibuk menyetrika, sedangan pandangannya mengawasi Arunika yang sedang bermain di lantai.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as arti putu
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Utusan mereka, seorang wanita berpenampilan anggun dengan gaun putih yang berkilau seperti cahaya bulan, membawa sebuah lukisan besar yang ditutupi kain sutra tipis. “Yang Mulia, kami mempersembahkan karya seni ini sebagai simbol keindahan yang akan selalu melingkupi hidup putra Anda. Kami berharap ia tumbuh dengan jiwa yang mencintai seni, harmoni, dan perdamaian.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as arti putu
Read
+Library
Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Ternyata, selama ini aku dan putriku hanyalah sebuah lelucon. Samuel memegang dahinya dengan kelelahan dan melambaikan tangan. "Tapi saat ini kita belum menemukan donor jantung yang cocok. Aku masih punya sedikit tabungan. Mungkin dengan uang yang cukup, ada orang yang mau ...." "Samuel! Sudah ada yang cocok!" Ruby mengeluarkan hasil laporan kecocokan donor dari balik punggungnya yang tampaknya sudah disiapkan sejak lama. "Lihat ini. Gadis kecil di ICU itu, bukankah dia nggak punya keluarga?"
5.6K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as arti putu
Read
+Library
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

"A-Arthen... kau belum pergi? Maaf, aku tidak tahu kalau kau sedang..." Belum sempat Lucia menyelesaikan kalimatnya, Arthen meletakkan tabletnya di atas rak gantung di tepi bathtub. Tanpa peringatan apa pun, pria itu bangkit berdiri dari dalam air. Byur! Suara kecakan air yang tumpah ke lantai marmer terdengar begitu jelas. Detik itu juga, napas Lucia rasanya tercekat di tenggorokan. Arthen berdiri tegak tanpa sehelai benang pun, membiarkan air hangat dan busa-busa sabun meluncur turun dari tubuh atletisnya. Dada bidangnya yang kokoh, perut dengan otot-otot six-pack yang terpahat sempurna, hingga garis pinggulnya yang tegas terpampang nyata di depan mata Lucia.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as arti putu
Read
+Library
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

[[ PROFIL ]] [[ Nama: Artin ]] [[ Level: 3 ]] [[ Usia: 22 Tahun ]] [[ Jenis Kelamin: Laki-laki ]] [[ Ras: Manusia ]] [[ Kemampuan Asli: Pemusnahan Massal (Palu Keadilan) ]] [[ STATUS ]] [[ Kekuatan: 10 (+18) ]] [[ Ketahanan: 6 ]] [[ Kelincahan: 2 (+5)) ]]
9.823.2K viewsOngoingAdded to Library 787 Times as arti putu
Show Reviews (44)
Read
+Library
Fitria Sulaeman
pas awalan baca bab pertama, aku masih bingung dengan alurnya, tapi setelah terus baca dan baca lagi, baru aku ngeh dengan ceritanya, dan waaaaaaaw, ceritamu ini sangat menarik sekali Thor, aku jadi candu buka bab nya, pengen lagi dan lagi, kalau gak inget ini udah malam. wkwk. Semangat terus Thor.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

Not Only as Soulmates, but as Life Partners, But...

00 KST Gangnam-Gu, Seoul, Korea Arthur, Pria tampan ini sibuk memperhatikan dengan detail wajah tampan Pria di depannya ini yang notabene sebagai BigBoss dari perusahaan yang akan menjadi partner bisnisnya. Ia mengagumi visual Pria di depannya ini. Benar-benar dewasa dan matang secara fisik. Apalagi saat pertama kali Pria itu menjawab salamnya, sudah bisa ditebak dari suaranya kalau dia idaman setiap wanita. ''Selamat Siang, Saya Arthur Eryk Shaquile, CTO dari PT Deluxe Tower,'' Sapa Arthur kepada Pria tampan di depannya seraya menjulurkan tangan kanannya.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as arti putu
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Berkat stempel kekuasaan tak terlihat dari suami betina nomor enam yang menduduki kursi pejabat tinggi, tak ada satu pun lintah darat berani mendekati area ini untuk memalak upeti. Duduk tegap di kursi tinggi depan meja panjang kayu jati, Arya malah menguap lebar. Pria purba itu sama sekali tidak tertarik dengan tarian liar ratusan manusia metropolis di depannya. Baginya, matahari kecil kelap-kelip di atas langit-langit ruangan ini sungguh menyakitkan mata. "Sumpah, dada bidang kamu ini selalu bikin aku basah terus bawaannya, Arya."
9.5K viewsOngoingAdded to Library 332 Times as arti putu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status