MERINDUKAN SURGA
Arif tinggal bersama kakaknya yang sudah berkeluarga, dia sama seperti Rico, pengangguran dan tukang buat onar, itu kata warga desa.
Rico berusaha membuka jendeka yang terbuat dari papan kayu. Dia mencongkel kunci yang direkatkan dari luar jendela agar bisa terbuka. Arif tidak berani mendekati gudang, dia bersembunyi di atas pohon karet yang tidak tinggi. Karena jika ketahuan oleh Wahyu, dia pasti tidak mendapat ampun.
“Bro!” Arif melambaikan tangan ketika Rico berhasil membuka jendela kecil berukuran 30x40 Cm. Jendela yang sangat kecil, tidak memungkinkan dirinya untuk keluar dari sana.