SUJUD TERAKHIR EMAK
Anik Safitripemuas emak emakcerita ngemut nenenstatus fb emak-emak lucusaung emak gila
Bau lembab menyeruak, tapi itu lebih baik daripada dingin jalanan.
Mereka menghabiskan waktu sisa sore dengan membersihkan rumah semampunya. Rini menyapu debu yang menumpuk di lantai, sementara Arman menyusun ranselnya di pojok ruangan dan mengecek kamar-kamar di dalam.
“Masih bisa ditidurin satu kamar ini,” katanya. “Jendelanya bolong, tapi dindingnya lumayan kering.”
Rini mengangguk. “Kita tidur di sana aja, ya. Biar lebih aman. Di luar sini terlalu terbuka.”