Cacian Keluarga SuamiKu
“Aku akan ceritakan semuanya… tapi jangan kaget, ya.”
Dan malam itu, di depan api perapian yang kembali menyala, Arthayasa membuka kisah masa lalunya yang selama ini ia simpan rapat. Tentang pergaulannya yang pernah salah arah, tentang orang-orang yang dulu menjadi bagian hidupnya, tentang janji yang ia langgar dan dendam yang belum padam.
Ayudia mendengarkan dengan hati bergetar, tapi ia tidak mundur. Di setiap kata, ia semakin menguatkan genggamannya. “Artha, aku tidak akan pergi. Aku di sini, bersamamu.”
Sikat na Kabanata