Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Milky Legends

Milky Legends

Balas Erina dengan wajah tanpa ekspresi. "Kalau begitu, akan coba periksa." Saito langsung menciptakan drone penjelajah untuk mengecek keadaan di sekitar. Kemudian dari jam tangannya muncul sebuah hologram 3D. "Saat ini kita berada disini." Ujar Saito sembari menunjuk sebuah titik koordinat di 3D Hologram. "Ini kirip seperti labyrinth." Komentar Morine dengan tatapan tanpa ekspresi.
9.810.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

"Pemenang tempat ketujuh, kedelapan, dan kesembilan pergi ke Level Tiga." “Kalian semua boleh tinggal di ruang kultivasi selama tiga hari ke depan. Hadiah Anda berupa cairan peningkatan Vitalitas dan cairan peningkatan Helium Blast telah ditempatkan di kamar Anda masing-masing. Anda semua dapat mengkonsumsinya secara langsung. Baiklah, silahkan masuk sekarang!” "Ya pak!" Melewati pintu batu besar, Krisna datang ke Level 3. Bersamanya ada seorang gadis bule dan seorang pria berambut cokelat.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

"Baik, Guru! Terima kasih bimbingannya, Murid akan selalu mengingatnya." "Ambilah ini, Aidit. Ini adalah salinan teknik Tombak Peri. Ini juga sama dengan versi aslinya. Semuanya lengkap. Karena waktu sudah mepet, kau harus bisa menguasai tahap ketiga dalam waktu kurang dari satu Minggu ini. Apakah kau dengar?" "Siap! Dengar, Guru!" Aidit dengan senang hati menerima buku dari Martis. Kemudian, hari ini Aidit kembali berlatih untuk menguasai teknik dengan sempurna. Sedangkan Elnara, ia diuji oleh Martis. Mereka terus-terusan saling adu serangan.
9.7109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Gadis Persinggahan

Gadis Persinggahan

yang tidak pernah bisa dipetakan oleh satelit Raihan maupun Lazarus. Di bawah koordinat tersebut, sebuah pesan pendek muncul dalam format teks kuno: “PROGRAM NURANI: FASE 3 DIMULAI. SUBJEK SARASWATI TELAH TERFRAGMENTASI. KESADARAN PRIMER TERDETEKSI DI TITIK NOL.” "Apa artinya ini?" Tri gemetar, menyentuh layar yang dingin itu. "Fase 3? Ibuku... dia belum benar-benar hilang?"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

Senyumnya tajam, seperti retakan kaca. “Selamat datang, Aku,” katanya dengan suara serak. “Kita sudah lama saling mencari.” Reyhan mencoba menarik Arsita mundur, tapi tanah di bawah mereka bergetar. Sebuah simbol muncul di tanah—segitiga dengan lingkaran di dalamnya dan tiga mata di tiap sudut. Simbol kultus Kaleidos. “Portal sudah hampir terbuka,” kata Risa. “Tinggal satu syarat lagi.”
704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Akar kecil muncul, membelit boneka sampai hancur. Hening. Hanya napas terengah-engah. Phi San tertawa kecil terlambat. “Ha… ha… kita… menang?” Jien Jing mengelap keringat. “Baru awal.” Tye Luu menunduk, menatap tanda yang tadi ia lempar. “Tiga titik terlalu dekat. Lain kali bisa meledak di wajahku.” “Betulkan jadi segitiga sama sisi,” ujar Qu Cing datar. “Kau benar di pilihan tanda, salah di jarak.”
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai arti titik 3
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Kenikmatan Bertiga

Kenikmatan Bertiga

Dia mendorong kursinya dengan kasar hingga menimbulkan suara decitan yang memilukan di lantai, beberapa piring jatuh dan hancur berkeping-keping. "Kalian ini perhatian atau mau ngontrol? Dari kecil sampai sekarang, apa pernah ada satu hal pun yang nggak sesuai dengan kemauan kalian? Aku sudah tiga puluh tahun, masih saja mau diatur-atur. Aku sudah muak!"
16.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Karakter Utama

Terpaksa Jadi Karakter Utama

[[ PROFIL ]] [[ Nama: Artin ]] [[ Level: 3 ]] [[ Usia: 22 Tahun ]] [[ Jenis Kelamin: Laki-laki ]] [[ Ras: Manusia ]] [[ Kemampuan Asli: Pemusnahan Massal (Palu Keadilan) ]] [[ STATUS ]] [[ Kekuatan: 4 (+7) ]] [[ Ketahanan: 3 ]] [[ Kelincahan: 2 (+5) ]] [[ Stamina: 2 ]] [[ Kecerdasan: 3 ]] [[ Poin Status Tersedia: 0 ]]
9.823.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai arti titik 3
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Affad DaffaMage
Suka dengan ide ceritanya yang integrasi antara dunia nyata dan game. Ada kesan post-apocalyptic juga yang membuat tegang terasa. Pribadi merasa di awal agak sulit mengikuti karena bingung peristiwa apa yang sedang terjadi, tetapi begitu kekuatan didapatkan semua menjadi lebih mudah diikuti.
Rytíř
Semanga, Thor. Selesaikan ceritanya. Izin promo ya, Thor. mohon sudi berkunjung ke cerita "Keris Bunga Bangkai", cerita para pendekar di tengah serbuan tentara iblis dan juga peperangan kerajaan-kerajaan di Jawadwipa.
Baca Semua Ulasan
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Seru Kartika panik menarik tangan Herman. Bola itu pun menghantam tubuh Kiki keras sekali sampai ia terjatuh dengan keras. “SAKIT, TAI!!!” Teriak Kiki kesal. “Iya, itulah Peluru Ketiga: Tai.” Kata Alfi dengan bangganya. “Jangan bercanda terus!” Seru Kartika dan Herman kesal. Kiki pun mengamuk. Ia berteriak amat keras.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Tiga Penguasa yang Menggoda

Tiga Penguasa yang Menggoda

Aruna diwajibkan hadir untuk mencatat poin-poin kesepakatan bisnis di sela-sela permainan bilyar pribadi antara Max, Bastian, dan Rey. Di dalam ruangan bilyar yang beraroma cerutu dan kayu ek, suasana terasa sangat berat. Max berdiri tegak dengan stik bilyar di tangannya, sementara Rey bersandar santai di tepi meja dengan senyum miringnya. Bastian duduk di sofa kulit, mengamati Aruna dengan tatapan yang sulit diartikan. “Bagaimana kalau kita buat permainan ini lebih menarik?” Rey memecah keheningan sembari menyodok bola putih.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai arti titik 3
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status